SMKMUHIYO – SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta terus berkomitmen meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan guru tamu dengan topik Pengenalan Coretax dan Praktik Perhitungan Pajak bersama PT Jurnal Bijak Indonesia yang diikuti oleh peserta didik dari kelas XI Jurusan Akuntansi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (30/9) di Lab Akuntansi.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan sistem administrasi perpajakan di Indonesia sekaligus memahami penerapan ilmu perpajakan dalam dunia kerja. Melalui pemaparan materi dan praktik secara langsung, siswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan kebutuhan profesional di bidang akuntansi dan perpajakan.
Mengenal Coretax dan Penerapannya dalam Dunia Kerja
Coretax merupakan sistem administrasi perpajakan yang dikembangkan Direktorat Jenderal Pajak untuk mengintegrasikan berbagai proses administrasi perpajakan. Pengenalan sistem ini menjadi penting bagi siswa Akuntansi agar mereka lebih siap menghadapi perkembangan teknologi di bidang keuangan dan perpajakan.
Dalam kegiatan ini, peserta didik mendapatkan wawasan mengenai Coretax serta praktik perhitungan pajak. Materi tersebut memberikan gambaran tentang pentingnya ketelitian, pemahaman terhadap ketentuan perpajakan, dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pekerjaan administrasi keuangan.
Kegiatan pembelajaran juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal proses kerja yang berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan pajak. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoretis, tetapi juga memiliki gambaran mengenai penerapannya dalam lingkungan kerja profesional.
Kolaborasi Sekolah dan Industri untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa
Keterlibatan PT Jurnal Bijak Indonesia dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara sekolah dan dunia industri. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat membantu sekolah menghadirkan pembelajaran yang semakin kontekstual, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan profesi.
Bagi siswa Jurusan Akuntansi, penguasaan kompetensi perpajakan merupakan bekal penting untuk memasuki dunia kerja. Kemampuan memahami administrasi pajak, melakukan perhitungan secara cermat, serta mengikuti perkembangan sistem digital menjadi nilai tambah bagi lulusan sekolah menengah kejuruan.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, meningkatkan keterampilan praktik, dan mempersiapkan diri menghadapi peluang karier di bidang akuntansi, administrasi keuangan, maupun perpajakan.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Widi Astuti, S.Pd., M.Pd., CMI menyambut baik kegiatan pengenalan Coretax dan praktik perhitungan pajak sebagai salah satu bentuk penguatan pembelajaran berbasis kompetensi. Menurut arah pengembangan pendidikan vokasi, sinergi antara sekolah dan dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perubahan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan:
“Sekolah berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Melalui kegiatan pengenalan Coretax dan praktik perhitungan pajak ini, kami berharap peserta didik Jurusan Akuntansi tidak hanya memahami materi yang dipelajari di kelas, tetapi juga mampu mengenal penerapannya dalam dunia profesional.
Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Jurnal Bijak Indonesia atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan. Semoga kegiatan ini menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, serta memotivasi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar menjadi lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja.”
Mempersiapkan Lulusan yang Kompeten dan Adaptif
SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta senantiasa mendorong pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman nyata. Kegiatan pengenalan Coretax dan praktik perhitungan pajak menjadi salah satu langkah untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik, khususnya dalam menghadapi perkembangan digitalisasi administrasi perpajakan.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa Jurusan Akuntansi semakin memahami pentingnya kompetensi perpajakan, ketelitian dalam bekerja, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Bekal tersebut menjadi modal penting untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja setelah lulus.