SMKMUHIYO – SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja melalui kegiatan Sinkronisasi Kurikulum Bersama Industri Mitra. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam menyelaraskan materi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri terkini.
Acara yang dilaksanakan pada Senin (8/6) di studio Animasi SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta ini dihadiri oleh jajaran manajemen sekolah, ketua program keahlian, guru produktif, serta perwakilan dari industri mitra dari jurusan RPL, TKJ, Animasi, DKV, Akuntansi, dan Broadcasting.
Berikut adalah industri mitra yang hadir dalam sinkronisasi kurikulum, diantaranya :
1. PT. Global Intermedia Nusantara (RPL)
2. PT. SaranaInsan MudaSelaras (TKJ)
3. Harian Jogja (DKV)
4. Funymotion (Animasi)
5. LastPicture.id (Broadcasting)
Melalui forum diskusi dan kolaborasi ini, sekolah dan industri bersama-sama melakukan evaluasi serta penyelarasan kurikulum agar kompetensi yang diajarkan kepada siswa semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Meningkatkan Link and Match dengan Dunia Industri
Sinkronisasi kurikulum merupakan salah satu implementasi program link and match antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri (DUDI). Dalam kegiatan ini, para peserta membahas berbagai aspek penting, mulai dari perkembangan teknologi, kebutuhan kompetensi tenaga kerja, hingga peluang pengembangan pembelajaran berbasis proyek yang sesuai dengan standar industri.
Selain sesi pemaparan, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok yang memungkinkan guru dan pihak industri bertukar pengalaman serta memberikan masukan terkait materi pembelajaran yang perlu diperkuat di setiap program keahlian.
Sambutan Kepala Sekolah
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Widi Astuti, S.Pd., M.Pd., CMI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan industri merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
“Sinkronisasi kurikulum ini menjadi sarana untuk memastikan bahwa kompetensi yang dipelajari siswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kami berharap kolaborasi yang baik antara sekolah dan industri dapat terus terjalin sehingga lulusan SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta memiliki daya saing yang tinggi dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa masukan dari industri akan menjadi bahan penting dalam pengembangan kurikulum, penyusunan proyek pembelajaran, hingga pelaksanaan program praktik kerja lapangan bagi siswa.
Komitmen Menghasilkan Lulusan Kompeten
Melalui kegiatan sinkronisasi kurikulum ini, SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta semakin memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi yang berkelanjutan antara sekolah dan mitra industri diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan profesional sejak di bangku sekolah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di era digital.